Koperasi dan UMKM | 18-May-2026

Wamenpar sebut KDKMP perkuat desa wisata dan UMKM

Jakarta, 17/5 (ANTARA) - Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyebut kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan semakin memperkuat tata kelola desa wisata dan UMKM sebagai salah satu andalan dalam mewujudkan pariwisata Indonesia yang berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Hal itu disampaikan saat menghadiri peresmian operasional 1.061 KDKMP oleh Presiden Prabowo Subianto di Desa Nglawak, Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5).

Menurut keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu, Ni Luh menyatakan desa wisata memiliki potensi besar untuk tumbuh seiring dengan penguatan koperasi desa karena keduanya sama-sama bertumpu pada partisipasi masyarakat dan manfaat langsung bagi warga.

"Inisiatif ini sangat penting untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa, membuka peluang usaha, dan mendukung tumbuhnya UMKM di daerah,” kata Ni Luh.

Sinergi tersebut diyakini mampu memperkuat ekonomi desa melalui pemberdayaan ekonomi lokal, pengembangan infrastruktur dan fasilitas, pelestarian budaya dan lingkungan, penciptaan lapangan kerja, hingga promosi pariwisata berbasis komunitas.

Dari 1.061 KDKMP yang diresmikan Presiden Prabowo itu, sebanyak 30 koperasi beririsan dengan desa wisata dan telah masuk dalam Jejaring Desa Wisata (Jadesta) Kementerian Pariwisata. Sinergi ini diharapkan semakin memperkuat desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Dalam penguatan KDKMP, Kementerian Pariwisata juga berkolaborasi dengan Kementerian Koperasi. Kemenpar menyiapkan data dan informasi mengenai potensi destinasi pariwisata, terutama desa wisata dan kampung wisata, termasuk komunitas dan kelompok pariwisata.

Data tersebut menjadi dasar pengembangan usaha koperasi yang relevan dengan karakter dan keunggulan lokal masing-masing daerah. Kolaborasi tersebut juga mencakup pendampingan pengembangan produk pariwisata yang dikelola koperasi, baik berupa produk wisata maupun produk pendukung lainnya.

Selain itu, dilakukan penguatan sarana dan prasarana pendukung agar koperasi memiliki fondasi usaha yang kuat dan mampu tumbuh secara berkelanjutan.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan operasionalisasi 1.061 KDKMP menjadi bagian dari langkah pemerintah memperkuat ekonomi rakyat berbasis desa dan kelurahan melalui pengembangan koperasi yang produktif dan terintegrasi.

“Keberadaan KDKMP di berbagai lokasi akan membantu mendorong perekonomian Indonesia mulai dari tingkat desa,” kata Presiden Prabowo.

Presiden juga menilai kombinasi program MBG dan KDKMP akan menjadi kekuatan baru dalam membangkitkan ekonomi nasional. Pendekatan ekonomi berbasis rakyat tersebut dinilai menjadi jawaban atas sistem ekonomi yang selama ini terlalu didominasi pemodal besar.

“MBG ditambah dengan Koperasi Desa Merah Putih ini akan membangkitkan ekonomi kita,” ujar Presiden.

Presiden menegaskan ke depan koperasi desa juga akan menjadi pusat layanan keuangan rakyat melalui akses kredit murah bagi masyarakat desa. Langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat pertumbuhan ekonomi kerakyatan sekaligus mendorong industrialisasi berbasis desa di seluruh Indonesia.


Oleh Hreeloita Dharma Shanti
Editor : Syaiful Hakim

Berita terkait

|

IKUTI MEDIA SOSIAL KAMI

Follow media sosial kami untuk mendapatkan produk terbaik, informasi, pengalaman menarik dan inspiratif.

SEKILAS

Kami adalah e-commerce hybrid, sebuah rumah untuk memasarkan produk UMKM Indonesia kualitas terbaik. Nikmati produk kuliner, fashion, kriya, minuman herbal, dan jasa. Juga rubrik Inspiring Life, Jurnal & Peraturan, Berita.

Copyright © 2026 | Powered by Bumi Alumni