Koperasi dan UMKM | 17-Jun-2026
Kota Bengkulu, 17/6 (ANTARA) - Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Bengkulu mencatat sebanyak 22.142 masyarakat di wilayah Provinsi Bengkulu hingga pertengahan Juni 2026 telah memanfaatkan program kredit usaha rakyat (KUR) dari pemerintah pusat.
"Untuk penyaluran program KUR di Provinsi Bengkulu telah mencapaiRp1,86 triliun dan telah memberdayakan 22.142 debitur," kata Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJPb Bengkulu Mohamad Irfan Surya Wardhana di Kota Bengkulu, Rabu.
Dengan penyaluran program KUR tersebut, pemerintah pusat optimistis Bengkulu sedang berada di jalur cepat menuju kemandirian ekonomi. Sebab akses permodalan kini bukan lagi kendala atau sebuah kemewahan, melainkan hak bagi setiap pelaku usaha yang ingin bertumbuh.
Untuk itu, lanjut Irfan, dirinya mengajak seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu untuk bersama-sama mewujudkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Bengkulu menjadi lebih inovatif, berdaya saing, dan siap melangkah ke panggung nasional.
Ia memaparkan, penyaluran program KUR di Bengkulu ke berbagai sektor, seperti pertanian, perkebunan dan kehutanan dengan jumlah 14.776 debitur dengan total nilai penyaluran Rp1,21 triliun.
Kemudian KUR sektor perdagangan besar dan eceran tersalurkan ke 4.083 debitur dengan nilai Rp321,27 miliar, sektor real estate, persewaan dan jasa perusahaan tercatat 699 debitur dengan nilai Rp129,55 miliar, sektor jasa kemasyarakatan, sosial, budaya dan hiburan tercatat sebanyak 1.270 debitur dengan nilai Rp78,91 miliar.
Selanjutnya KUR sektor industri pengolahan tercatat sebanyak 858 orang dengan nilai Rp53,82 miliar, sektor akomodasi dan makanan minum (kuliner atau perhotelan) 187 debitur dengan nilai Rp20,65 miliar, sektor konstruksi tercatat 26 orang dengan nilai Rp18,02 miliar, dan sektor perikanan tercatat sebanyak 148 orang dengan nilai Rp8,91 miliar,.
Sementara itu KUR sektor transportasi, pergudangan dan komunikasi tercatat 69 debitur dengan nilai Rp6,85 miliar, sektor jasa kesehatan dan sosial tercatat 2 debitur dengan nilai Rp2,47 miliar, sektor jasa pendidikan ada sembilan orang debitur dengan nilai Rp 660 juta, serta sektor pertambangan dan penggalian dengan penyaluran dana Rp246 juta untuk lima debitur.
Irfan menerangkan bahwa alokasi program kredit usaha rakyat (KUR) di wilayah Provinsi Bengkulu untuk tahun 2026 sebesar Rp3,83 triliun dan ditargetkan dapat menjangkau sebanyak 28.981 debitur atau pelaku usaha yang mencakup target debitur baru maupun debitur yang diharapkan naik kelas (graduasi).
Dari alokasi KUR itu penyaluran melalui skema konvensional tersebut ditargetkan sebanyak 27.015 debitur yang memanfaatkan program KUR, yang terbagi cukup berimbang antara mencari debitur baru sebanyak 14.667 dan mendorong debitur lama untuk naik kelas atau graduasi sebesar 12.348 pelaku usaha.
Sedangkan untuk KUR skema syariah ditargetkan mencapai 1.966 debitur, dengan mayoritas target difokuskan pada debitur baru sebanyak 1.625 debitur dibandingkan target graduasi 341 debitur.
Pewarta : Anggi Mayasari
Editor : Zaenal Abidin
Follow media sosial kami untuk mendapatkan produk terbaik, informasi, pengalaman menarik dan inspiratif.
Kami adalah e-commerce hybrid, sebuah rumah untuk memasarkan produk UMKM Indonesia kualitas terbaik. Nikmati produk kuliner, fashion, kriya, minuman herbal, dan jasa. Juga rubrik Inspiring Life, Jurnal & Peraturan, Berita.